Para penjelajah Spanyol
yang melakukan pelayaran ke dunia Timur:
KRISTOFORUS
KOLUMBUS (Nama Genoa asli: CHRISTOFFA
COROMBO, lahir 30 Oktober 1451 – meninggal 20 Mei 1506 pada
umur 54 tahun) adalah seorang penjelajah dan pedagang asal Genoa, Italia,
Ia percaya bahwa Bumi berbentuk bola kecil, dan beranggap sebuah kapal dapat
sampai ke Timur Jauh melalui jalur barat. Pada tanggal 3 Agustus 1492, dengan
menggunakan tiga buah kapal yaitu Santa Maria, Nina, dan Pinta, Columbus mulai
berlayar mencari sumber rempah-rempah di dunia Timur Atas dukungan Ratu
Isabella (Spanyol). Setelah berlayar lebih dari 2 bulan mengarungi Samudra
Atlantik, sampailah Columbus di Pulau Guanahani yang terletak di Kepulauan
Bahama, Karibia. Ia merasa telah sampai di Kepulauan Hindia Timur yang
merupakan sumber rempah-rempah. Ia menamai penduduk asli di kawasan itu sebagai
Indian. Selanjutnya Kepulauan Bahama dikenal sebagai Hindia Barat. Columbus
bersama seorang penyelidik bernama Amerigo Vespucci antara tahun 1492 – 1504,
berlayar terhitung 4 kali. Mereka menemukan benua baru yang diberi nama
Amerika. Jadi penemu Benua Amerika adalah Christopher Columbus. Sejak Columbus
menemukan benua Amerika, menyusul pelaut-pelaut Spanyol seperti Cortez dan
Pizzaro. Cortez menduduki Mexico pada tahun 1519 dengan menaklukkan suku Indian
yaitu Kerajaan Aztec dan suku Maya di Yucatan. Pizzaro, pada tahun 1530
menaklukkan kerajaan Indian di Peru yaitu suku Inca.
- Ferdinand Magelhaens (Magellan)
FERNANDO
DE MAGELHAENS (lahir di Sabrosa, Portugal
tahun 1480 — meninggal
di Cebu, Filipina,
tanggal 27 April 1521; Bahasa Portugis: FERNÃO
DE MAGALHÃES; Bahasa
Spanyol: FERNANDO DE MAGALLANES) adalah seorang penjelajah laut Portugis yang
berlayar atas nama Spanyol
atau tinggal di Spanyol. Magelhaens adalah orang pertama yang berlayar
dari Eropa ke barat
menuju Asia,
orang Eropa pertama
yang melayari Samudra
Pasifik, dan orang pertama yang memimpin ekspedisi mengelilingi bola dunia.
Pada tanggal 10 Agustus 1519, Magellan dengan
dibantu kapten Juan Sebastian Dell Cano dan Pigeffeta (sastrawan dan sejarawan
dari Italia) berlayar menyebrangi Samudra Atlantik. Mereka berhasil
mengelilingi bumi dan membuktikan bahwa bumi itu bulat (karena pelayaranya itu
diawali dari pesisir barat benua Amerika, ujung Amerika Selatan dan memasuki
selat yang menghubungkan Lautan Atlantik dengan Lautan Pasifik yang dikenal
dengan Selat Magellan). Tahun 1521, pelayaran di pula Cebu, Magellan tewas saat
membantu raja Cebu melawan sekutu Mactan. Walaupun Magellan telah tewas,
pelayaran tetap dilanjutkan oleh Dell Cano hingga kepulauan Maluku, dan
berhasil mengangkut rempah - rempah. Setelah itu, awak kapal tersebut kemudian
kembali ke Spanyol. Magelhaens dianggap sebagai orang besar dalam dunia
pelayaran karena menjadi orang yang pertama kali berhasil mengelilingi dunia.
Raja Spanyol memberi hadiah sebuah tiruan bola bumi. Pada tiruan bola bumi itu
dililitkan pita bertuliskan ‘Engkaulah yang pertama kali mengitari diriku’.
Pelopor
bangsa Spanyol yang mencari jalan langsung ke Indonesia adalah Christopher Columbus,ia
berjalan kearah barat. Setelah dua bulan, ia sampai di sebuah pulau yang
kemudian dinamakan San Salvador. Columbus gagal mencapai India.Setelah Columbus gagal menemukan India, ekspedisi Spanyol
selanjutnya ke daerah rempah – rempah dipelopori oleh Ferinand Magellan. Pada
tahun 1519 Magellan berangkat melalui Samudera Atlantik. Setelah melewati ujung
Amerika Selatan, ia masuk ke Samudera Pasifik. Ia tiba di Filipina pada tahun
1521. Saat mencoba mengatasi perang antarsuku di Cebu,Magellan terbunuh,Ia
digantikan oleh Del Cano.Dalam perjalanan kembali ke Spanyol, mereka
singgah di Tidore. Sejak saat itu, terjalin kerja sama antara Spanyol dan
Tidore. Kerja sama itu dalam hal perdagangan yang diperkuat dengan dibangunnya
benteng Spanyol di Tidore. Kondisi tersebut tentu menyebabkan antara Portugis
dan Spanyol saat itu, Portugis merasa terancam dengan hadirnya Spanyol di
Tidore. Hal ini diperkuat dengan kenyataan bahwa Tidore dan Ternate telah lama
bermusuhan. dengan alasan tersebut,Portugis yang didukung pasukan Tidore.
Benteng Spanyol di Tidore dapat direbut Portugis. Namun, berkat perantara Paus
di Roma, Portugis dan Spanyol akhirnya mengadakan perjanjian yang disebut
Perjanjian Zaragosa. Berdasarkan perjanjian Maluku dikuasai Portugis dan
Filipina dikuasai Spanyol.